Misa Awal Tahun Pembelajaran 2019 2020


Posted on: 3 August 2019

Mengawali Tahun Pelajaran 2019-2020 yang bertepatan dengan peringatan hari Santo Joachim dan Santa Anna, Anna dan Yoakim adalah orangtua kandung Santa Perawan Maria, Bunda Yesus, Putera Allah. Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud yang setia menjalankan kewajiban-kewajiban agamanya serta dengan ikhlas mengasihi dan mengabdi Allah dan sesamanya. Oleh karena itu keduanya layak di hadapan Allah untuk turut serta dalam karya keselamatan Allah.

 

Diceritakan bahwa sejak perkawinannya dengan Yoakim, Anna tak henti-hentinya mengharapkan karunia Tuhan berupa seorang anak. Namun cukup lama ia menantikan tibanya karunia Allah itu. Sangat boleh jadi bahwa Anna sesekali menganggap keadaan dirinya yang tak dapat menghasilkan keturunan itu sebagai hukuman bahkan kutukan Allah atas dirinya, sebagaimana anggapan umum masyarakat Yahudi pada waktu itu. Karena itu diceritakan bahwa ia tak henti-hentinya tanpa putus asa berdoa kepada Allah agar kiranya kenyataan pahit itu ditarik Allah dari padanya. Setiap tahun, Anna bersama Yoakim suaminya berziarah ke Bait Allah Yerusalem untuk berdoa. Ia berjanji, kalau Tuhan menganugerahkan anak kepadanya, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Tuhan.

Syukurlah bahwa suatu hari malaikat Tuhan mengunjungi Anna yang sudah lanjut usia itu membawa warta gembira ini: "Tuhan berkenan mendengarkan doa ibu! Ibu akan melahirkan seorang anak perempuan, yang akan membawa suka cita besar bagi seluruh dunia!" Dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang besar, Anna menceritakan warta malaikat Tuhan itu kepada Yoakim. Setelah genap waktunya, lahirlah seorang anak wanita yang manis. Bayi ini diberi nama Maryam, yang kelak akan memperkandungkan Putera Allah, Yesus Kristus, Juru Selamat dunia. Bagi Anna, Maryam lebih merupakan buah rahmat Allah daripada buah koderat manusia. Kelahiran Maryam menyemarakkan bahkan menyucikan kehidupannya dan kehidupan keluarganya.

Dalam cerita ini Pastor Antonius Faot, CS mengajak semua siswa untuk mencintai orang tua, mendoakan orang tua dan tidak membuat mereka menangis Dan berharap akan dengan awal tahun ini, menyadari campur tangan Tuhan dalam segala program dan proses belajar, dan pada akhir tahun nantinya kita semakin mampu menyadari bahwa begitu besar anugerah Tuhan, begitu besar kasih karunia Tuhan, sehingga semua berjalan dengan baik, anak-anak bisa belajar dengan sungguh.

 

Dan pater Toni juga mengajak agar semua siswa mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang telah setia mendampingi anak-anak menjadi anak-anak yang berkarakter baik, yang mampu menjadi perpanjangan tangan Tuhan melalui kehidupan sehari-hari bersma keluarga, teman-teman dan semua orang.

 

Redaksi CH

 

 

 

 

Versi cetak

Berita Terkait


Kalender Harian

    « Nov 2019 »
    Minggu
    Senin
    Selasa
    Rabu
    Kamis
    Jumat
    Sabtu
    27 28 29 30 31 1 2
    3 4 5 6 7 8 9
    10 11 12 13 14 15 16
    17 18 19 20 21 22 23
    24 25 26 27 28 29 30
    1 2 3 4 5 6 7
Statistik Website

    Visitors :93038 Visitor
    Hits :216468 hits
    Month :761 Users
    Today : 115 Users
    Online : 2 Users
Google Map


CERTIFICATIONS

price and packages-Call-to-action-Icon

Sekolah Charitas mengembangkan aspek intelektual, spiritual, sosial, emosional dan seni, juga membangun manusia pembelajar seumur hidup. Agar menjadi manusia yang utuh, cerdas dan mandiri, mempunyai kepekaan terhadap sesama melalui keteladanan Cinta Kasih dan kegiatan yang terprogram (Intrakuriler dan Ekstrakuriler).